October 19, 2019 Jawa Pers

BEKRAF DUKUNG INSAN PERFILMAN DENGAN SERTIFIKASI PROFESI

Jakarta, Jawapers – Jumat 20 September 2019. Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf ) memfasilitasi sertifikasi profesi didang produksi film bagi 100 insan perfilman di kota Jakarta. Sertifikasi Profesi ini merupakan kegiatan yang pertama kali di fasolitasi oleh Badan Ekonomi Kreatif .

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari AKATARA 2019 untuk mendukung film sebagai lokomotif dan medium yang paling tepat untuk mengangkat dan mempromosikan 16 subsektor ekonomi kreatif. Dilaksanakan di The Sultan Hotel pada Jumat – Sabtu ( 20 -21 /9/2019 )bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi ( LSP ) Kreator Film dan Televisi .” Program ini untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kondusif bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya insan perfilman di Indonesia ” ujar Kepala Badan EKonomi Kreatif , Triawan Munaf.

Dia berharap melalui kegiatan , pemahaman pentingnya sertifikasi kompetensi dalam meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional semakin meningkat.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan diikuti oleh 100 orang yang berasal dari kota Jakarta dan sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti serangkaian uji kompetisi dengan empat pilihan skema uji coba sertifikasi, yakni tata cara artistik film, tata kamera film , dan editing film.

Kegiatan yang dilaksanakan sesuai etandar Kopentisi Kerja Nasional Indonesia ( SKKN ) ini menghadirkan sejumlah narasumber , diantaranya Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf, Sabartua Tampubolon , Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi ( BNSP ), Bonardo Aldo Tobing , serta Dewan Pengarah LSP KFT, Gunawan Paggaru.

Sementara itu, film termasuk dalam subsektor ekonomi kreatif dengan pertumbuhan tertinggi kedua pada 2016. Suevei Badan Pusat Statistika ( BPS ) mencatat subsektor film, animasi , dan video mengalami pertumbuhan hingga 10,09%. Subsektor ini juga memberi sumbangan kepada Pendapatan Domestik Bruto ( PDB ) nasional hingga Rp 1,3 milliar pada 2015 .

Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf ) adalah lembaga pemerintah nonkementrian yang bertanggung jawab di bidang ekononomi kreatif. Saat ini , Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf.

Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan , menetapkan , mengkoordinasikan , dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer , arsitektur , desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi & video, fotografi, karya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukkan , seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.

Ekonomi Kreatif memiliki peranan penting dalam dalam perekonomian nasional karena mampu menyumbang Pendapatan Domestik Bruto ( PDB ) hingga Rp 22 trilliun pada 2016. Angka ini diprediksi terus naik setiap tahun nya sekitar 10 % sehingga pada 2018 diprediksi mencapai Rp 1.105 trilliun.
( Yanti.R )

Related Posts

Rupiah Melemah, SEMMI Desak Menkeu dan Gubernur BI Dicopot

July 6, 2018

July 6, 2018

Jakarta, BarajaNews.Com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), menggeruduk kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat 6...

New Imaging Method Makes Gall Bladder Removal Procedures more Safe

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Navy Open Water Sports Cup KASAL CUP Dijuarai oleh Kolinlamil

July 31, 2019

July 31, 2019

Jakarta, Jawapers – 28 Juli 2019. Membicarakan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), tidak akan lepas dari prestasi gemilang yang ditorehkan...

Antipsychotic Drugs May Be Harmful for People with Parkinson’s

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Review Article Uncovers Clues to the Causes of Drowning Deaths

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Crowdfunding is Very Popular, but Can it Work for Medical Research?

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Laser Tool for Detecting Bacterial Growth in Packaged Food

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Fogging Di Desa Bojong Gede Bogor oleh Jokowers Jakarta di Sambut Meriah Warga

March 24, 2019

March 24, 2019

Bogor, Jawapers – 12 Maret 2019. Bakti sosial yang ke 24 dari Jokowers Jakarta disambut meriah warga saat melakukan Fogging...

Talk Show Relationship Zaman Now

March 3, 2018

March 3, 2018

Jakarta.JwP-Kepedulian terhadap perkembangan zaman now di respon oleh Ladys Care Charity yang di dukung oleh Langkah Perempuan Indonesia (LPI). Dalam...

Label Rekaman MANS Entertainment Ramaikan Industri Musik Indonesia

April 21, 2018

April 21, 2018

    Jakarta- MANS Entertainment, adalah perusahaan yang beroperasi sebagai label rekaman, kehadirannya memberikan warna bagi industri musik tanah air....

Satgas MTF TNI Gelar Open Ship di KRI Usman Harun-359

March 16, 2018

March 16, 2018

Bisnis Metro, LEBANON — Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J/Unifil (United Nations Interm Force in...

Pemugaran Gedung Sarekat Islam Semarang Tuntas

December 24, 2014

December 24, 2014

SEMARANG – Pekerjaan pemugaran Gedung Sarekat Islam (SI) Semarang sepenuhnya tuntas. Para pecinta sejarah berencana membikin acara menyambut malam Tahun...

Keep Moving to Have the Risk of Alzheimer’s Reduced by 50%

June 21, 2017

June 21, 2017

Sugar seems to have developed a reputation as the big bad wolf in relation to health. We have reported on...

Hamdan Zoelva : “SI Menjadi Mitra Pemprov Sumsel Untuk Mewujudkan Pembangunan Di Sumsel”

May 15, 2017

May 15, 2017

Palembang-SI atau yang dahulu bernama Sarekat Dagang Islam didirikan pada tanggal 16 Oktober 1905 oleh Haji Samanhudi, merupakan organisasi ataupun...