October 19, 2019 Jawa Pers

GAMKI: “Penghapusan Diskriminasi Rasial adalah Kata Kunci Dialog Papua Jakarta, Pemerintah Harus Membentuk Kembali Unit Kerja Khusus untuk Papua*

Jakarta, Jawapers – Jumat 27 September 2019 . Dewan Pimpinan Pusat GAMKI melaksanakan Dialog Publik dengan tema: “Membangun Dialog yang Setara dan Adil antara Papua dan Jakarta” pada hari Jumat (27/9) di Grha

Oikoumene ,Salemba Hadir sebagai narasumber antara lain Willem Wandik (Ketua Umum DPP GAMKI, sekaligus anggota DPR RI Dapil Papua), Dr. Adriana Elisabeth (Peneliti LIPI), Methodius Kossay (tokoh muda Papua), Billy Mambrasar (pelaku social entrepreneur), dan Willem Frans Ansanay (Ketua Badan Musyawarah Papua dan Papua Barat se-Jabodetabek).

Diskusi ini menyimpulkan perlunya pemerintah membentuk desk/unit khusus tentang Papua seperti yang pernah dilakukan oleh era pemerintahan sebelumnya. Semuanya sepakat bahwa dialog yang adil dan setara harus dikedepankan untuk menjawab kebuntuan solusi selama ini. DPP GAMKI berkomitmen untuk secara rutin melaksanakan forum dialog yang melibatkan generasi muda dan tokoh-tokoh Papua.

Willem Wandik dalam pemaparannya menyampaikan bahwa selama ini diskusi-diskusi yang dilakukan tentang Papua belum menyentuh akar persoalan.

“Diskriminasi terhadap mahasiswa Papua harus menjadi fokus perhatian. Hal ini cenderung disepelekan oleh negara kemudian dikaburkan dengan masalah kesejahteraan, pemekaran wilayah, dan pembangunan fisik. Padahal rasisme adalah musuh global yang harus diselesaikan hingga ke akar-akarnya,” ujarnya.

Willem Frans Ansanay menyampaikan bahwa dialog Jakarta-Papua harus dilakukan secara setara dan adil. Sebelumnya harus ada dialog antara tujuh suku dan komponen-komponennya.

“Selain itu Undang-Undang Otsus harus direvisi, sehingga hak-hak politik dan ekonomi dikembalikan ke Papua. Sebenarnya ada banyak proteksi dan afirmasi terhadap masyarakat Papua di berbagai bidang, akan tetapi rancangan-rancangan Perdasus (Perda khusus) seringkali tidak bisa disetujui dan diwujudkan,” kata Ansanay.

Sebagai perwakilan generasi muda Papua, Methodius Kossay menyatakan hal yang lebih tegas lagi, bahwa sebelum memperkuat UU Otsus perlu untuk menyembuhkan luka batin anak muda Papua. Hal ini penting agar terbangun kembali rasa saling percaya antara pemerintah dan pemuda mahasiswa.

“Mahasiswa Papua mengalami trauma yang mendalam. Pemerintah selalu menaruh kecurigaan terhadap aktivitas mahasiswa Papua, bahkan diskusi-diskusi mahasiswa sering dibatalkan. Mahasiswa Papua yang ditahan di Mako Brimob agar dapat secara mudah dikunjungi oleh sahabat dan keluarganya. Ini adalah bagian dari rekonsiliasi itu,” tegasnya.

Peneliti LIPI, Adriana Elisabeth menjelaskan skema akar masalah dalam Papua Roadmap, salah satunya adalah marjinalisasi dan diskriminasi terhadap masyarakat Papua.

Selain itu juga adalah kegagalan pembangunan, antara lain seperti pelaksanaan Otonomi Khusus dalam 20 tahun ini. Berikutnya adalah kekerasan oleh negara, pelanggaran HAM, dan pendekatan milisteristik yang masih dominan. LIPI sedang merumuskan format dan agenda dialog sederhana yang mampu dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan non-kekerasan dan menghilangkan represifitas.

“LIPI melihat, perlunya rekognisi peran-peran masyarakat Papua terhadap Indonesia. Penghentian kekerasan dan pengusutan kasus-kasus pelanggaran HAM harus dituntaskan. Begitu juga dengan penarikan pasukan dari Papua. LIPI juga beberapa kali sudah menyarankan agar pemerintah melakukan pendekatan dialog dan bukan militeristik,” jelasnya.

Billy Mambrasar menyampaikan pandangan dari perspektif yang berbeda. Dia menyampaikan bahwa ada banyak generasi muda Papua yang berkarya dalam diam, dan selama ini tidak diekspos oleh Media.

“Kita harus merubah paradigma tentang kekayaan alam Papua dari kepemilikan menjadi pengelolaan. Potensi SDA yang banyak tanpa kemampuan untuk mengelola dan memaksimalkan nilai tambah akan menjadi sia-sia. Oleh karena itu kita harus fokus pada SDM yang kompetitif, bersaing, dan berkarya.”

“Kami memilih untuk berinovasi dan melatih anak-anak Papua untuk ber-entrepreneur. Fenomena yang terjadi bahwa, banyak orang Papua yang berkarya di luar negeri dan hasil kerjanya diakui oleh dunia namun tidak mendapat perhatian di Indonesia,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PGI, Pdt. SAE Nababan, juga memberikan masukan terkait persoalan Papua. Beliau menyampaikan pendekatan militeristik harus diakhiri, pelaku rasisme harus dihukum, dan beri kesempatan yang lebih besar kepada orang Papua.

“Saya pernah ke Papua dan melihat mama-mama Papua berjualan di pinggir jalan sedangkan para pendatang mendapatkan tempat berjualan lebih baik. Pada saat itu saya sarankan kepada pemerintah untuk membalikkan keadaan tersebut, bahkan kalau bisa prioritaskan orang asli Papua,” ujar nya.
( Yanti .R )

Related Posts

Siap-Siap Jogja Air Show 2018, Segera Digelar

January 13, 2018

January 13, 2018

Bisnis Metro, YOGYAKARTA — Masyarakat DIY akan kembali mendapat suguhan menarik. Jogja Air Show (JAS) 2018 akan kembali digelar. Segala...

Defisit anggaran sampai pertengahan Desember Rp352 triliun

December 20, 2017

December 20, 2017

Bisnis Metro, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa realisasi defisit anggaran hingga 15 Desember 2017 telah mencapai Rp352,7...

RUPBASAN DAN KEJARI PURBALINGGA SEPAKAT LUNCURKAN SIJAKATARUB DALAM PENGELOLAAN BASAN

September 21, 2019

September 21, 2019

Purbalingga, Jawapers – Senin 12 Agustus 2019. Undang undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi publik menjadi rujukan Rupbasan...

Lebaran Betawi yang Diadakan di Yayasan Fisabilillah Kental akan Nilai Budaya

August 6, 2018

August 6, 2018

  Bekasi, Jawapers – Ngebesan, Ngarak Nganten merupakan tradisi masyarakat Betawi yang sudah lahir seumur dengan peradaban Betawi itu sendiri. Namun...

“Jangkar-PAS” (Jaringan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Rakyat Prabowo Sandi) Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi

October 27, 2018

October 27, 2018

Jakarta, Jawapers – Jaringan Anak Bangsa Untuk Kedaulatan Rakyat (Jangkar -PAS-Prabowo-Sandi) adakan Deklarasi Nasional dan Konferensi Pers yang diadakan pada...

LAZ Nurul Barqi Indonesia Power bersama PT. KJG Adakan Program Kesehatan IZI di Semarang

March 16, 2018

March 16, 2018

Bisnis Metro, SEMARANG (16/3) – Lembaga Amil Zakat Nurul Barqi PT. Indonesia Power bersama PT. Kalimantan Jawa Gas mendukung program kesehatan...

Kota Sukabumi ditetapkan daerah KLB difteri

January 8, 2018

January 8, 2018

Bisnis Metro, SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri kepada daerah ini setelah...

” EKSPONEN 212 ” BENTUK JOMIN MENDKLARASIKAN DUKUNGAN KE JOKOWI – MA’ RUF AMIN

October 12, 2018

October 12, 2018

Jakarta, Jawapers – Nanang Qasim merupakan salah satu eksponen yang terlibat dalam aksi bela fatwa MUI berjilid-jilid, kini ia menggalang...

Komite Pedagang Pasar ( KPP ) Kumpulkan Seribu Pedagang DKI Jakarta Galang Dana Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin

March 18, 2019

March 18, 2019

Jakarta, Jawapers – 17 Maret 2019 . Abdul Rosyid Arsyad Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP), Minggu (17/3) siang ini...

Ratna Sarumpaet Memperjuangkan Evakuasi Korban KM Sinar Bangun

July 5, 2018

July 5, 2018

Jawapers, Jakarta – Ratna Sarumpaet Crisis Center, Gerakan Selamatkan Indonesia dan umumnya aktivis yang masih menggunakan nalarnya dan berpikir waras, sangat...

Kapuspen TNI : TNI Kirim Tim Kesehatan ke Kampung Pedam Distrik Okbibab

January 21, 2018

January 21, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Tim Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) diantaranya terdiri dari 7 (tujuh) orang dokter spesialis...

THE RETURNING SIAP TAYANG TAYANG SERENTAK I NOVEMBER 2018.

October 30, 2018

October 30, 2018

Jakarta, Jawapers – 29 Oktober 2018. Setelah sukses dengan Night Bus dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, rumah produksi...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK REPUBLIK INDONESIA

August 19, 2019

August 19, 2019

Jakarta, Jawapers – Senin 19 Agustus 2019. SDM Unggul, Dimulai Dari Ibu yang Sehat dan Cerdas. Mempersiapkan Sumber Daya Manusia...

ALBERT KELIAT LANGSUNG DI PANGGIL PAK JOKOWI ” GARA – GARA BAWA SPANDUK BATAK BERSATU 01 “

March 17, 2019

March 17, 2019

Medan, Jawapers.com – 16 Maret 2019. Medan, Albert Keliat (41) langsung berlari ketika calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) memintanya...

DIVIF 1 KOSTRAD GELAR KEJUARAAN TINJU REBUTKAN “SABUK EMAS PANGDIV 1 KOSTRAD”

January 13, 2018

January 13, 2018

Bisnis Metro, TANGERANG — Divisi Infanteri 1 Kostrad menggelar pertandingan tinju profesional yang memperebutkan sabuk emas beserta uang pembinaan dengan...