August 9, 2020 Jawa Pers

GAMKI: “Penghapusan Diskriminasi Rasial adalah Kata Kunci Dialog Papua Jakarta, Pemerintah Harus Membentuk Kembali Unit Kerja Khusus untuk Papua*

Jakarta, Jawapers – Jumat 27 September 2019 . Dewan Pimpinan Pusat GAMKI melaksanakan Dialog Publik dengan tema: “Membangun Dialog yang Setara dan Adil antara Papua dan Jakarta” pada hari Jumat (27/9) di Grha

Oikoumene ,Salemba Hadir sebagai narasumber antara lain Willem Wandik (Ketua Umum DPP GAMKI, sekaligus anggota DPR RI Dapil Papua), Dr. Adriana Elisabeth (Peneliti LIPI), Methodius Kossay (tokoh muda Papua), Billy Mambrasar (pelaku social entrepreneur), dan Willem Frans Ansanay (Ketua Badan Musyawarah Papua dan Papua Barat se-Jabodetabek).

Diskusi ini menyimpulkan perlunya pemerintah membentuk desk/unit khusus tentang Papua seperti yang pernah dilakukan oleh era pemerintahan sebelumnya. Semuanya sepakat bahwa dialog yang adil dan setara harus dikedepankan untuk menjawab kebuntuan solusi selama ini. DPP GAMKI berkomitmen untuk secara rutin melaksanakan forum dialog yang melibatkan generasi muda dan tokoh-tokoh Papua.

Willem Wandik dalam pemaparannya menyampaikan bahwa selama ini diskusi-diskusi yang dilakukan tentang Papua belum menyentuh akar persoalan.

“Diskriminasi terhadap mahasiswa Papua harus menjadi fokus perhatian. Hal ini cenderung disepelekan oleh negara kemudian dikaburkan dengan masalah kesejahteraan, pemekaran wilayah, dan pembangunan fisik. Padahal rasisme adalah musuh global yang harus diselesaikan hingga ke akar-akarnya,” ujarnya.

Willem Frans Ansanay menyampaikan bahwa dialog Jakarta-Papua harus dilakukan secara setara dan adil. Sebelumnya harus ada dialog antara tujuh suku dan komponen-komponennya.

“Selain itu Undang-Undang Otsus harus direvisi, sehingga hak-hak politik dan ekonomi dikembalikan ke Papua. Sebenarnya ada banyak proteksi dan afirmasi terhadap masyarakat Papua di berbagai bidang, akan tetapi rancangan-rancangan Perdasus (Perda khusus) seringkali tidak bisa disetujui dan diwujudkan,” kata Ansanay.

Sebagai perwakilan generasi muda Papua, Methodius Kossay menyatakan hal yang lebih tegas lagi, bahwa sebelum memperkuat UU Otsus perlu untuk menyembuhkan luka batin anak muda Papua. Hal ini penting agar terbangun kembali rasa saling percaya antara pemerintah dan pemuda mahasiswa.

“Mahasiswa Papua mengalami trauma yang mendalam. Pemerintah selalu menaruh kecurigaan terhadap aktivitas mahasiswa Papua, bahkan diskusi-diskusi mahasiswa sering dibatalkan. Mahasiswa Papua yang ditahan di Mako Brimob agar dapat secara mudah dikunjungi oleh sahabat dan keluarganya. Ini adalah bagian dari rekonsiliasi itu,” tegasnya.

Peneliti LIPI, Adriana Elisabeth menjelaskan skema akar masalah dalam Papua Roadmap, salah satunya adalah marjinalisasi dan diskriminasi terhadap masyarakat Papua.

Selain itu juga adalah kegagalan pembangunan, antara lain seperti pelaksanaan Otonomi Khusus dalam 20 tahun ini. Berikutnya adalah kekerasan oleh negara, pelanggaran HAM, dan pendekatan milisteristik yang masih dominan. LIPI sedang merumuskan format dan agenda dialog sederhana yang mampu dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan non-kekerasan dan menghilangkan represifitas.

“LIPI melihat, perlunya rekognisi peran-peran masyarakat Papua terhadap Indonesia. Penghentian kekerasan dan pengusutan kasus-kasus pelanggaran HAM harus dituntaskan. Begitu juga dengan penarikan pasukan dari Papua. LIPI juga beberapa kali sudah menyarankan agar pemerintah melakukan pendekatan dialog dan bukan militeristik,” jelasnya.

Billy Mambrasar menyampaikan pandangan dari perspektif yang berbeda. Dia menyampaikan bahwa ada banyak generasi muda Papua yang berkarya dalam diam, dan selama ini tidak diekspos oleh Media.

“Kita harus merubah paradigma tentang kekayaan alam Papua dari kepemilikan menjadi pengelolaan. Potensi SDA yang banyak tanpa kemampuan untuk mengelola dan memaksimalkan nilai tambah akan menjadi sia-sia. Oleh karena itu kita harus fokus pada SDM yang kompetitif, bersaing, dan berkarya.”

“Kami memilih untuk berinovasi dan melatih anak-anak Papua untuk ber-entrepreneur. Fenomena yang terjadi bahwa, banyak orang Papua yang berkarya di luar negeri dan hasil kerjanya diakui oleh dunia namun tidak mendapat perhatian di Indonesia,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PGI, Pdt. SAE Nababan, juga memberikan masukan terkait persoalan Papua. Beliau menyampaikan pendekatan militeristik harus diakhiri, pelaku rasisme harus dihukum, dan beri kesempatan yang lebih besar kepada orang Papua.

“Saya pernah ke Papua dan melihat mama-mama Papua berjualan di pinggir jalan sedangkan para pendatang mendapatkan tempat berjualan lebih baik. Pada saat itu saya sarankan kepada pemerintah untuk membalikkan keadaan tersebut, bahkan kalau bisa prioritaskan orang asli Papua,” ujar nya.
( Yanti .R )

Related Posts

DPN Vox Point Indonesia Mengadakan Diskusi Politik “Koalisi VS Oposisi Pasca Pilkada Serentak

July 4, 2018

July 4, 2018

Jawapers, Jakarta –  Diskusi politik (Dispol) diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Vox Point Indonesia di Sekretariat Vox Point Indonesia, Sanggar...

BPDPKS DUKUNG INDUSTRI SAWIT INDONESIA BERKELANJUTAN

December 20, 2019

December 20, 2019

Jakarta, Jawapers. Co.id. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memberi dukungan untuk industri sawit Indonesia lebih berkelanjutan. Badan Layanan...

Panglima Marsekal Hadi Tjahjanto Batalkan Surat Keputusan Mutasi 16 Pati TNI era Gatot

December 20, 2017

December 20, 2017

Bisnis Metro, JAKARTA-Dalam salinan keputusan yang bereda sejak Selasa malam, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto membatalkan sebagian keputusan Panglima TNI...

Panen Terus Berlanjut Di Kabupaten Garut, Siap Jaga Ketersediaan Pangan

January 23, 2018

January 23, 2018

Bisnis Metro, GARUT — Rangkaian panen di awal tahun 2018 terus berlanjut. Kali ini panen dilakukan di Desa Karangsari kec....

MDHW dan Ribuan Kiai se-Jawa Barat Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Sulteng

October 2, 2018

October 2, 2018

Jakarta, Jawapers – Gempa bumi diikuti tsunami yang menerjang wilayah Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah mengundang duka sangat dalam. Tak...

Tahun 2018, Modernisasi Alutsista TNI AU Terus Diproses

January 2, 2018

January 2, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Menyikapi tahun 2018, kita harus dapat membaca setiap situasi yang ada, agar mampu berpikir cepat dalam...

Kemenhan Berikan Sosialisasi dan Edukasi Wawasan Kebangsaan dan Empat Pilar Kebangsaan

August 3, 2018

August 3, 2018

Nusa Tenggara Barat, Jawapers Meski bencana alam gempa bumi mengguncang Kabupaten Lombok Timur tidak menyurutkan personel Satgas TMMD ke 102 tahun...

Zulkifli Hasan harap pemerintah optimalkan stok beras

January 14, 2018

January 14, 2018

Bisnis Metro, SOLO — Ketua MPR, Zulkifli Hasan, berharap pemerintah mengoptimalkan stok beras yang ada pada Perum Bulog untuk menurunkan...

Rupiah Selasa pagi melemah tipis

January 16, 2018

January 16, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak melemah tipis sebesar tiga poin...

Jakarta dan Sekitarnya Diguncang Gempa 6,4 SR

January 23, 2018

January 23, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Gempa berkekuatan 6,4 skala ritcher mengguncang Ibukota Jakarta siang ini, pukul 13.45 WIB. Berdasarkan informasi Badan...

Relawan Millenial Kita Satu Menyelenggarakan Kegiatan Syukuran Kemenangan

April 21, 2019

April 21, 2019

Jakarta, Jawapers – 21 April 2019. Hari Pemilihan telah usai, Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres dan Cawapres nomor urut...

Tingkatkan Kualitas Kinerja, PT. Adhi Karya Gandeng TNI AU

January 4, 2018

January 4, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa dan penyiapan infrastruktur, PT. Adhi...

Panglima TNI Tinjau Pelaksaan Apel Dansat TNI AD

March 16, 2018

March 16, 2018

Bisnis Metro, BANDUNG —Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto meninjau pelaksaaan Apel Komandan Satuan Angkatan Darat (Apel Dansat TNI AD)...

Panglima TNI : Peran Ibu Luar Biasa, Tonggak Keberhasilan Anak

December 22, 2017

December 22, 2017

Bisnis Metro, RAJA AMPAT PAPUA — Peran Ibu merupakan tonggak dari seluruh keberhasilan anak-anaknya. Ingat setiap anak yang dilahirkan dari...

Berita Foto : Panglima TNI Terima Dirut PT. Pindad

January 4, 2018

January 4, 2018

Bisnis Metro, JAKARTA — Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, Aslog...